Senin, 26 April 2010

HARI OTONOMI DAERAH


Semua kita perlu tahu bahwa tanggal 25 April setiap tahun, ditetapkan sebagai Hari Otonomi Daerah. Untuk tahun ini, tema Hari Otonomi Daerah adalah “ Kita Tingkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik”.

Berikut ini pesan Menteri Dalam Negeri RI dalam rangka Hari Otonomi Daerah Tahun 2010 yang dirilis kembali oleh Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Lembata sebagai berikut:

1.Mari kita kawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan jangan lukai hati rakyat dengan perbuatan-perbuatan yang tidak mengarah pada upaya menyejahterakan rakyat.

2.Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintahan daerah, sehingga tercipta penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan bebas dari korupsi dan kolusi serta nepotisme.

3.Terkait dengan pemilihan kepala daerah, agar penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dapat berjalan dengan tertib dan lancar hingga dilantiknya Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih. (adi)***

Selasa, 20 April 2010

MERAYAKAN HARI KARTINI 10 POSYANDU TERBAIK IKUT LOMBA

Dalam rangka merakayakan hari Kartini tanggal 21 April, 10 Posyandu terbaik dari Sembilan kecamatan di Kabupaten Lembata yang diseleksi Tim dari Plan Indonesia Unit Lembata dan tim Asuh Dini Tumbuh Kembang Anak ( ADITUKA ) Lembata, mengikuti lomba Posyandu tingkat kabupaten Lembata di Lopo Moting Lomblen Rabu, 21 April 2010.

Ke 10 Posyandu Pilot binaan Plan Indonesia Unit Lembata tersebut yakni Posyandu Nyiur desa Bareng dan Posyandu Teratai desa Leuburi dari kecamatan Buyasuri, Posyandu Riang La’i desa Mahal I dan Posyandu Lamun Lere desa HoeLea II dari Kecamatan omesuri, Posyandu Kasih Ibu desa Merdeka dan Posyandu Raflesia desa Lamatuka dari Kecamatan Lebatukan, Posyandu Mula Nude desa Petuntawa dan posyandu Nuba Tawa desa Laran Wutun dari Kecamatan Ile Ape dan Posyandu Wangatoa selatan I dan Lamadei Lusikawak dari kecamatan Nubatukan.
Panitia pelaksana Ny. Ilon Fernandes kepada staf Humas menjelaskan, sebelum peserta berlomba di tingkat Kabupten tim telah melakukan penilain ditingkat kecamatan dari 3 aspek pokok yakni Kualitas kerja Kader Posyandu, Perhatian dan motivasi pemerintah desa dan Partisipasi masyarakat desa dalam kegiatan Posyandu.Ia melanjutkan, hasil pantauan tim terhadap pelaksanaan posyandu di kabupaten Lembata ditemukan beberapa kendala yakni kurang sarana simulasi, kurangnya keterampilan kader posyandu dan kurangnya perhatian kaum pria dalam aktivitas posyandu di desa-desa. Namun demikian tim juga menemukan nilai positip dari kegiatan posyandu selama ini yakni respons pemerintah desa dan motivasi para kader secara pribadi dan perhatian Ibu menyusui dan ibu hamil untuk mengikuti kegiatan posyandu cukup tinggi.
Sebagaimana diliput staf humas, peserta lomba mengikuti 3 materi lomba yakni uji kecerdasan dengan menjawab pertanyaan dalam beberapa babak, kemampuan memainkan alat-alat peraga/simulasi dan memberi penyuluhan. Perlombaan diawali dengan menjawab pertanyaan secara bebas oleh peserta lomba dari Wakil Bupati lembata, Ny. Maria Bataona Liliweri, ,Ny. Anastasia Atawolo dan Bapak, Gewura Fransiskus.
Seluruh rangkaian acara perlombaan dibuka Wakil Bupati Lembata Drs. Andreas Nula Liliweri tepat pukul 10.30 Wita di dampingi Pimpinan Plan Indonesia Unit Lembata Sabarudin dan Ketua Adituka Lembata Drs. Majid Lamahoda.
Demikian siaran Pers Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata yang ditandatangani Kepala Bagian Humas di ruang kerjanya, Rabu, 21 April 2010. ( cello-pinno )